Menantu Luhut Binsar Panjaitan Ngamuk Di Media Sosial

Pangkalpinang Aspirasipos.com– Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen Maruli Simanjuntak yang juga menantu Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan tampaknya gerah dengan banyaknya kritik, sindiran dan cemooh kepada pemerintah belakangan ini.

Melalui akun FB pribadinya, Maruli angkat bicara. Sontak statusnya di medsos itu menjadi ramai. Pasalnya, nama sang mertua saat ini tengah menjadi sorotan netizen, termasuk ancaman untuk melaporkan Said Didu ke polisi.

Tidak sedikit orang yang berpikir ini adalah pembelaaan Maruli kepada sang mertua termasuk Presiden. Sebagian netizen menilai Maruli sebagai seorang TNI harusnya bersikap netral.

Dalam statusnya, Maruli menuliskan:

Kritik kepada Pemerintah adalah hal yang lumrah, bagian dari proses untuk mencapai tujuan, namun jangan percaya pada orang yg mengkritik;

1. Bekas pejabat Pemerintah masa lalu, atau diberhentikan. Komisaris,Deputy dsbnya (dulu kemana saja)

2. Orang yang ingin jadi pejabat, tapi kalah pilkada, atau tidak terpilih menteri dll.

3. Silahkan isi lagi ……..

Google namanya umumnya kira 2x begitu.

Sementara bunyi status yang lainnya, yaitu:

SD sedang berpikir keras untuk paling tidak menghindar, F mencoba menggalang kekuatan. Jaman sudah berubah Bung!!. Sebagian besar sdh berpikir kedepan.

Apa tidak pernah lihat K sdh nangis 2x di sidang, memang ada yg peduli? Paling hanya orang yg menanggapi di Medsos, sesudah itu lanjut sidang lagi.

“Mulutmu Harimaumu”

Maruli tidak menjelaskan siapa yang ia maksud dalam statusnya. Kini, ia hanya ingin mengajak semua pihak untuk bekerja bersama.

“Sekarang kerja, kerja, kerja,” jelas dia.

Maruli mengaku status Facebook tersebut merupakan akun pribadinya.

Ia menilai statusnya tersebut merupakan pernyataan pribadi. Dia menegaskan status media sosialnya tak memiliki unsur politis sama sekali.

“Loh kita enggak berpolitik kok. Emang itu termasuk berpolitik? Kan saya cuma bikin pernyataan,Wajar dong,Orang bikin pernyataan, sesuatu, ya wajar dong,” kata Maruli, Senin 6 April 2020 dilansir Kumparan.

“Berpendapat kan boleh dong, ” imbuhnya.

Maruli kemudian meluruskan alasan mengapa ia membuat status tersebut. Ia hanya ingin menyerukan semua pihak untuk bahu membahu dengan pemerintah Presiden Jokowi menangani wabah virus corona.

“Kita fokus saja perbaiki, kerja. Enggak usah kritik-kritik. Itu kan kata-kata yang gak baik,” imbuhnya.(RD7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kritik Telegram Kapolri Soal Corona Komisi III DPR: Potensi Abuse of Power

4 bulan Yang Lalu
Pangkalpinang,Aspirasipos.com-Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem, Ahmad Sahroni mengkritik surat telegram Kapolri yang mengatur terkait tugas kepolisian dalam menangani pandemi virus Corona. Dia menyebut surat tersebut berpotensi menimbulkan abuse of power. Sahroni mengkritik […]
error: Content is protected !!