ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Covid-19 Update : Case Fatality Rate RI Masih Terbilang Tinggi

Bangka Belitung — Aspirasipos.com, Wabah atau Pandemik Corona Virus (Covid-19) masih terus menjangkau hampir setiap jengkal wilayah di Republik Indonesia. Dengan Case Fatality Rate yang terbilang cukup tinggi, sekitar 8%. Dan spreading virus yang makin berkembang, para pakar di Indonesia menyebutkan puncak outbreak diperkirakan akan terjadi di akhir April atau pertengahan Mei. Tergantung dari kesigapan Pemerintah Pusat. 

Walaupun demikian, harus diakui Pemerintah telah berupaya sangat keras melakukan berbagai tindakan antisipatif, demi meminimalisir jumlah korban yang terdampak ataupun korban jiwa, Minggu malam (22/03/2020). 

tangkapan layar di situs covid19kemkes

Dilansir dari situs resmi Kemenkes RI, berikut perkembangan kasus Coronavirus Disease (COVID-19), menggunakan sumber data WHO tanggal 22 Maret 2020. 

Untuk situasi global, data WHO menyebutkan jumlah total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 21 Maret 2020 adalah 266.073 kasusdengan 11.184kematian (CFR 4,2%) di 179 Negara/Wilayah. Sementara untuk daftar negara terjangkit COVID-19 dapat berubah setiap harinya mengikuti perkembangan data dan informasi yang didapatkan di Situation Report WHO.

Berlanjut ke situasi di Indonesia, sejak 30 Desember 2019 sampai 21 Maret 2020 pukul 17.00 WIB, terdapat 2.365 orang yang diperiksa dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.895 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess). 

Yang terupdate data tanggal 22 Maret sampai pukul 17 00 sore, ada 514 kasus konfirmasi positif COVID-19 (29 kasus sembuh dan 48 meninggal) dan 437 kasus dalam perawatan, serta 22 sampel masih dalam pemeriksaan.

Wilayah Indonesia dengan transmisi lokal adalah sebagai berikut: DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang),  Jawa Barat (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Depok), dan Jawa Tengah (Solo). 

Dengan data yang ada bisa disebutkan bahwa DKI Jakarta, Bogor, Jabar, Jateng dan Jatim sebagai episenter poin Covid-19. (**) 

Editor/Publisher:LH 

source: covid1t9kemkes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *