ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Dan Lanal Babel : Masyarakat Diminta Tenang, Jangan Panik Semua Anggota Pangkalan Laut Babel Negative

Sungailiat, Bangka Induk – Aspirasipos.com.Menanggapi Isu yang berkembang dimasyarakat seputaran Kecamatan Belinyu dan sekitarnya menyangkut salah satu anggota POM AL Almarhum Kapten Salam yang diduga meninggal dunia akibat terdampak Virus Covid – 19 di Palembang baru – baru ini menjadi perhatian masyarakat Bangka Belitung khususnya di Kecamatan Belinyu.

Hadir dalam kegiatan Konferensi Pers tersebut Dan Lanal Babel Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo S.E.,M.Tr.Hanla, Mikron Antariksa Ketua Sekretariat Pusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Prov. Kep. Babel, Dr. Bangun dari Kepala Karantina Kesehatan Pelabuhan Pangkalpinang, M. Nursi dari Kepala BPDB Kab. Bangka, Boy Yandra Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kab. Bangka, serta Sertu Dedi Sudarman Perwakilan Koramil 0413 – 07/Merawang.

Kepada Pers Babel, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Bangka Belitung (Danlanal Babel) Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo S.E.,M.Tr.Hanla dalam Konferensi pers di rumah Dinas Lanal di Jl.Kihajar Dewantara No.16, Sungai Liat, Kabupaten Bangka Induk, Sabtu, 06/06-2020, menyampaikan kronologis situasi yang sebenarnya terjadi bahwa awalnya Almarhum Kapten Salam minta izin pulang ke Palembang karena orang tua meninggal dunia, setibanya disana Almarhum Kapten Salam mengalami sakit yang kemudian dirawat di rumah sakit Charitas.

Lanjut Dan Lanal, selama perawatan di rumah sakit Charitas Almarhum Kapten Salam sampai meninggal dunia, namun saat meninggalnya pada tanggal 29 Mei 2020 belum dapat dipastikan penyebab meninggalnya (diduga Covid 19, namun hasil swab belum keluar dr RS.Charitas PLB)

Setelah tiga hari meninggal Almarhum baru diketahui penyebab meninggalnya berdasarkan hasil Swab dari rumah sakit Charitas.

Berdasarkan hasil Swab dari rumah sakit, ternyata Almarhum Kapten Laut Salam kemungkinan terpapar virus bukan di Bangka, karena pada saat di Bangka Almarhum Kapten Salam sudah pernah di Rapid di bangka dan hasilnya Negative.

” Seandainya Almarhum Kapten Laut Salam terdampak Covid di bangka tidak mungkin akan diijinkan pulang ke palembang, jadi Almarhum kemungkinan kena Virus bukan di Bangka,” ujar Dudik lagi.

Untuk itu Komandan Pangkalan Angkatan Laut Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo S.E.,M.Tr.Hanla menghimbau kepada seluruh masyarakat bangka khususnya masyarakat Kecamatan Belinyu dan sekitarnya agar jangan panik dan takut untuk melakukan komunikasi dengan jajaran anggoota TNI AL yang ada di Bangka khususnya dikecamatan Belinyu dan sekitarnya.

Karena saat mendengar kabar meninggal Almarhum Kapten Laut Salam, Danlanal segera mengambil tiindakan melakukan pengecekan dan pengetesan Rapid test terhadap semua anggotanya.

” Alhamdulillah saat mendengar kabar tersebut, saya memerintahkan semua anggota melakukan Rapid test yang ternyata semuanya Negative,” tegas Danlanal.

Pada kesempatan itu juga Danlanal meminta maaf kepada seluruh masyarakat bangka khususnya masyarakat kecamatan Belinyu dan sekitarnya, kalau sat itu Dan Lanal belum berani memberikan keterangan apa – apa, karena pada saat itu hasil test Almarhum Kapten Laut Salam belum keluar.

” Saya Mohon Maaf kepada masyarakat karena saat kejadian itu saya belum berani memberikan keterangan apa – apa karena saya belum tahu hasil test dari rumah sakit,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Sekertaris Gugus tugas Covid – 19 Bangka Belitung Mikron Antariksa menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya salah satu anggota Lanal Almarhum Kapten Salam.

Dalam penyampainnya Mikron menegaskan bahwa memang benar apa yang disampaikan Dan Lanal,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *