ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Disnaker: Sampai Sekarang Posisi Kabid Masih Dijabat Effendi

Pangkalpinang — aspirasipos.com, Silang sengkarut kasus yang menerpa Kantor Dinas Tenaga Kerja Pemprov Babel salah satunya adalah soal dugaan kasus pelecehan seksual dan menurut informasi yang masuk ke redaksi sudah masuk ke ranah hukum, Selasa 23/06/2020.

Menurut keterangan Kepala dinas Disnaker Pemprov Babel melalui Sekretaris Dinas, Isa, ketika diwawancara oleh wartawan di ruang kerjanya, Ia mengatakan bahwa perihal kelindan berbagai kasus yang saat ini menimpa Disnaker, diakuinya secara mekanisme internal sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan. 

“Tentunya sudah ya, masing-masing pihak kita panggil terpisah, walau kemudian sama-sama kita ketahui bahwa laporan di lingkup BKPSDMD Pemprov Babel pun sudah dilakukan, tapi memang keputusan akhir tetap ada di tangan Gubernur Babel,” kata dia. 

Kata Sekretaris Dinas, dalam hal informasi yang menyebutkan bahwa Kabid Effendi per tanggal 24 Maret kemarin sudah meletakkan jabatannya, Ia menjawab diplomatis bahwa sampai detik ini pihaknya belum menerima disposisi surat pengunduran yang bersangkutan. 

“Mekanisme kan seperti itu, jadi saya tegaskan sampai saat ini Pak Effendi masih menjabat dan beliau masuk seperti biasa,” imbuhnya. 

Sementara itu, pihak Kabid Effendi saat media berusaha menemuinya terkesan enggan untuk dikonfirmasi dan memasang alasan bahwa baru saja pulang perjalanan dinas luar dari Kabupaten Bangka Tengah. “Bapak masih letih dan masih istirahat, jadi belum bisa bertemu,” kata seorang staff pada media.

Kemudian yang lainnya, media berupaya melakukan konfirmasi pada pihak Nelva dan Yori, namun sayang keduanya sedang tidak berada di tempat. “Lagi keluar pak, mereka masuk kantor tapi sekarang sedang keluar,” ucap front officer di depan kantor. 

Selain itu, wartawan mengkonfirmasi perihal kasus lainnya seperti nasib tenaga honorer yang terjerat kasus perdagangan narkoba. “Kalau soal honorer yang itu, sesuai petunjuk dan arahan Gubernur, tidak ada ampun, alias yang bersangkutan sudah dieliminasi, tapi hak yang bersangkutan seperti gaji dan BPJS tetap dipenuhi,” tutup dia.(red6) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *