ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Rudy Sahwani Dituntut Dua Bulan Bui

Pangkalpinang — Aspirasipos.com, Sidang perkara kasus dugaan pencemaran nama baik Direktur CV Venus Inti Perkasa yang menyeret Ketua dan Sekjen PT. Atomindo, Darmansyah dan Rudi Sahwani diketahui telah memasuki tahap tuntutan pada Senin (27/04) yang lalu.

Dalam rilis yang diterima redaksi, disebutkan bahwa tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Erni Yusnita dikatakan “Menyatakan terdakwa satu, Darmansyah dan terdakwa dua, Rudi Sahwani, bersalah melakukan tindak pidana “pencemaran nama baik secara tertulis yang dilakukan secara bersama-sama”, dan melanggar Pasal 310 Ayat (1) (2) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan kedua Penuntut Umum,” isi kutipan pertama dalam tuntutan JPU.

Amar tuntutan kedua mengatakan, “Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa satu, Darmansyah dan terdakwa dua, Rudi Sahwani masing-masing dengan pidana penjara selama 2 (dua) bulan dengan perintah agar terdakwa ditahan,” bunyi kutipan kedua tuntutan JPU.

Sementara itu, menurut keterangan Kuasa Hukum Terdakwa Rudi Sahwani, Bery SH saat dikonfirmasi awak media, Ia memberikan tanggapan dalam pandangan hukumnya, bahwa kedua terdakwa harus dinyatakan tidak bersalah. “Karena kedua terdakwa tidak melakukan apa yang seperti dalam dakwaan,” ucap dia lewat sambungan ponsel Minggu sore (10/05).

Bery sebut, pihaknya akan menyiapkan langkah hukum selanjutnya jika putusan Majelis Hakim nanti sesuai dengan tuntutan JPU. “Ada fakta sidang soal asal usul surat yang bermasalah itu tapi justru tidak dilihat oleh JPU, untuk itu kita akan melakukan banding terhadap hasil keputusan nanti,” tambah dia. 

Oleh karena itu, lanjut Bery, banyak kejanggalan-kejanggalan yang sesungguhnya terungkap di persidangan. Namun menurut dia malah dijadikan isi tuntutan. “Kalau saya punya keyakinan, walau Hakim nantinya berbeda pandangan dengan pihak Lawyer terdakwa, karena tuntutannya dua bulan, kita harap Hakim akan memutuskan hukuman percobaan walau nanti tetap dinyatakan bersalah,” kata dia.

Terpisah, Rudi Sahwani -yang diketahui juga menjabat sebagai Ketua Forwaka Babel- saat dikonfirmasi awak media perihal tuntutan JPU dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dengan ancaman dua bulan penjara, Ia membenarkan adanya soal tersebut. “Benar, itu tuntutan JPU dalam persidangan,” singkatnya.

Kalau dalam pledoi kemarin, lanjut Rudi, pihaknya telah memperjuangkan pembelaan dirinya agar dibebaskan dan dibersihkan nama baiknya.

“Karena surat yang menjadi barang bukti itu bukan surat dari kami,” sanggah Rudi.

Tatkala ditanyakan responnya andai hasil keputusan sidang nanti sesuai dengan isi tuntutan JPU. Rudi memandang pihak Majelis Hakim sudah berdiri di tengah. 

“Soal langkah hukum, kita lihat vonis besok,” pungkas Rudi. (tim aspirasipos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *