KABAR UTAMAKILAS DAERAH

FOSMABA Gagas Kawasan Kampung Wisata Marga Menteri Melayu

SEKAYU . Aspirasipos.com – Forum Sanak Dulur Marga Musi Banyuasin (Fosmaba) yang merupakan organisasi kemasyarakatan berbasis kebudayaan menggagas perlu adanya suatu kawasan Kampung Wisata Marga Menteri Melayu di Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Hal ini disampaikan oleh Ketua Fosmaba Heriyanto Selamat Jaya, Kamis (3/1/2019) di Toko Krio Sekayu.

“Kami menggagas Kampung Pangeran (Kampung 6 Sekayu-red) dan Kampung Marga (Kampung 2 Sekayu-red) dapat dijadikan Kawasan Kampung Wisata Marga Menteri Melayu dan diharapkan kedepannya menjadi salah satu obyek pariwisata di Kabupaten Muba”, ujar cucu dari Pasirah H. Ishak ini.

Heriyanto menambahkan Kawasan Kampung Wisata Marga Menteri Melayu ini sangat strategis untuk dikembangkan mengingat Marga ini telah ada sejak zaman Kesultanan Palembang Darusalam sampai saat ini walaupun Marga telah dibubarkan wilayahnya masih masuk dalam wilayah Ibukota Kabupaten Muba.

“Banyak tempat bersejarah yang masih ada sampai saat ini. Antara lain di Kampung Pangeran masih terdapat Rumah Pangeran Oesman, Rumah Penghulu Soleh, Rumah Pembarap Sulaiman, Rumah Walinegara Abdul Malik dan Halaman Eks Rumah dr. Moehammad Hosein dan rumah kerabat pangeran lainnya serta terdapat Tangge Raje tempat dulu Pangeran naik ke darat dari sungai. Sedangkan di Kampung Marga terdapat mesjid arab, rumah-rumah kediaman pesirah, pemukiman sunda, pemukiman minang dan pemukiman tionghoa dan terdapat warung kuliner yang menyajikan makanan tempo dulu yakni Toko Krio tempat sarapan pagi para pesirah sekaligus ngobrol santai bersama warga serta banyak lagi”, jelas Pria lulusan Universitas di Yogyakarta ini.

Langkah awal untuk merealisasikan gagasan tersebut Heriyanto akan mendirikan Mentri Melayu Heritage Centre (Pusat Sejarah Menteri Melayu) yang berdomisili di kediaman Pesirah H. Ishak.

“Keberadaan Menteri Melayu Heritage Centre adalah sebagai tempat untuk mengumpulkan informasi-informasi terkait sejarah Marga Menteri Melayu baik berupa lisan, tulisan, foto maupun benda-benda sejarah. Kami berharap keberadaan rumah ini dapat menjadi magnet bagi sanak dulur dari Marga Menteri Melayu ataupun pihak-pihak lain termasuk pemerintah kabupaten Muba yang mengetahui sejarah Marga Menteri Melayu untuk berkontribusi dalam upaya menggali lebih banyak lagi sejarah marga ini. Disamping itu dapat digunakan sebagai pusat kajian dan literasi sejarah. Kami berharap dengan dijadikannya Kawasan Kampung Wisata Marga Menteri Melayu dapat mendorong pariwisata dan menggerakan ekonomi kerakyatan di Muba”, tutupnya.
( Ap / Muslim )

Iklan

Related Posts

1 of 711