16 Januari 2021

ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Gani Ditemukan Tewas Dalam Selokan Air

BANGKA – Aspirasi Pos.com – Baru saja Masyarakat Bangka Belitung dihebohkan oleh penemuan Mayat seorang wanita yang yang membusuk di dalam karung, hari ini kembali ditemukan Mayat seorang laki-laki di dalam selokan air di pinggir Jalan Batu Rusa – Pangkalpinang Minggu 22/11/2020 sore.

Mayat seorang laki-laki Itu ditemukan Pertama kali oleh eska berada di selokan pinggir jalan Sekira Pukul 17.30 wib sebelum Hotel Banyumas Desa Baturusa Kec. Merawang Kabupaten Bangka.

Berdasarkan keterangan eska saksi yang pertama kali menemukan mayat di dalam selokan air itu Bahwa mayat laki-laki tersebut ditemukan saat ia hendak buang air kecil, ia melihat ada mayat yang terapung didalam selokan air, kemudian dirinya menyetop kendaraan yang lewat untuk melaporkan penemuan mayat tersebut langsung ke Polsek Merawang.

Anggota Polisi dari Polsek Merawang setelah mendapatkan laporan dari eska langsung menuju ke TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) penemuan mayat dan melakukan olah TKP serta mengidentifikasi jenazah laki-laki itu.

Dari hasil olah TKP diketahui bahwa mayat laki-laki tersebut bernama Gani Kusuma Bin Dede Ilham, 12 tahun warga batu rusa merawang.

Mayat Gani kemudian dibawa ke RSUP Soekarno untuk dilakukan pemeriksaan, dari hasil pemeriksaan pihak dokter RSUP menerangkan bahwa di falam tubuh gani tidak terdapat luka memar atau luka bekas pukulan benda tumpul atau sejenisnya.

” Saat dilakukan pemeriksaan tubuh mayat tidak ditemukan bekas luka maupun bekas pukulan, namun kedua tangan mayat tersebut menggenggam, diduga disebabkan oleh penyakit yang dideritanya selagi hidup”, terang pihak rumah sakit.

Diceritakan Oji paman Gani, sebelum ditemukan tergeletak di selokan, Gani meninggalkan Rumah neneknya yang berada di Pal 9 Desa Pagarawan Pada Hari Sabtu tanggal 21 November 2020 sekira pukul 15.00 wib,namun Gani tidak kembali sampai akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa lagi didalam selokan.

Oji juga mengatakan bahwa pihak keluarga kemarin sudah berupaya melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.

Ayah Gani yang bernama Deden mengungkapkan bahwa anaknya yang ditemukan tewas didalam selokan itu memang mengidap penyakit ayan atau epilepsi.

” Memang benar gani menderita penyakit epilepsi, dan sering kambuh belakangan ini”, ungkap Deden.

Pihak Keluarga yang memang mengetahui penyakit yang diderita Gani menolak untuk dilakukan otopsi, dan langsung membawa jenazah gani pulang ke rumah untuk dimakamkan.( red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *