Gubernur Hadiri Syukuran Pantai Desa Batu Belubang 

“Mari kita jadikan Upacara Adat ini, sebagai acara kebangkitan kita bersama, kebangkita para nelayan, kebangkitan masyarakat pesisir yang cinta akan lautnya,” ajak Gubernur Erzaldi saat memberikan arahan di Upacara Adat Syukuran Pantai Desa Batu Belubang, Minggu (23/12/2018) siang.

Mula mulai dari sekarang, ditambahkan Gubernur, renungi apa yang sudah dilakukan, apakah menghancur laut kita, atau menpertahankan laut, atau menjadikan laut sebagai suatu penghasilan yang terus menerus sampai akhir hayat. “Mari kita sama-sama berdo’a untuk kehebatan masyarakat pesisir kedepan,” seru Gubernur.

Selain itu, Gubernur berharap acara Syukuran Adat Desa Batu Belubang ini, dijadikan sebagai suatu acara silaturahmi, bagaimana bisa berdiskusi, berbagi pengalaman, agar kedepan apapun yang dikerjakan, tentunya berharap agar lebih baik.

Bacaan Lainnya

“Jadikan momen ini sebagai momentum untuk bergerak, bersatu padu, bukan bersaing untuk saling menjatuhkan. Jiwa berjuang harus kita tanamkan. Mari kita sama-sama membangun, semoga apa yang kita harapkan kedepan, dapat lebih baik lagi,” tegas Erzaldi.

Pada kesempatan sama, Gubernur menyanjung Nelayan yang berasal dari Suku Bugis. Orang Bugis, kata dia, sangat terkenal dengan jiwa juangnya melaut, dan melaut adalah hatinya. “Ketika dia melaut, dia tidak akan pulang kalau belum berhasil,” ujar Mantan Bupati Bangka Tengah itu.

“Jadi, melalui salah satu suku pantai yang ada di Batu Belubang ini, adalah cara kita mengingat bagaimana kita berjuang sejauh mata memandang, karena itu adalah lahan mata pencaharian kita, dan bagaimana kita berjuang untuk meraih sukses, menghidupkan kehidupan kita serta keluarga,” ungkap Erzaldi.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Upacara Adat Syukuran Pantai Desa Batu Belubang, M. Amin mengatakan, kegiatan ini merupakan adat istiadat yang telah dilaksanakan oleh para leluhur sejak tahun 1984 silam, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki kepada masyarakat Bugis dalam melaut.

“Selain wujud syukur atas rezeki, adat ini juga diselenggarakan dalam rangka ajang silaturahmi antar sesama warga Suku Bugis, maupun antar Warga Suku Bugis dengan Pemerintah Daerah setempat maupun elemen masyarakat lainnya di Bangka Belitung,” jelas Amin.

Kepala Desa Batu Belubang, Wulandari, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan pihak-pihak terkait lainnya, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan Upacara Adat Syukuran Pantai Desa Batu Belubang ini.

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Bangka Belitung, Husein Karim, dalam kesempatan itu, mengajak seluruh masyarakat Suku Bugis agar menjadikan momen adat ini, untuk menjaga kerukunan antar suku yang ada di Bangka Belitung.

Upacara Adat Syukuran Pantai Desa Batu Belubang, yang ditandai dengan Pengarungan miniatur Kapal ke laut lepas oleh para sesepuh Suku Bugis dan sejumlah unsur baik Pemda maupun Forkopimda itu, turut dihadiri Anggota DPD RI Elfian Rosman, Anggota DPRD Bangka Belitung, Ketua TP PKK Bangka Belitung Melati Erzaldi, masyarakat Bugis yang ada di Desa Batu Belubang dan sekitarnya.

Gubernur Babel Bersama Istri serta para pemuka adat dan agama.

“”Siapkan Tanah untuk Bangun Rumah Adat Sulawesi Selatan””

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, kembali meminta kepada masyarakat suku bugis yang sudah sukses di Bangka Belitung, menyiapkan sebidang tanah untuk pembangunan Rumah Adat Sulawesi Selatan.

“Tahun kemarin saya sudah menyampaikan, tolong di sini siapkan sebidang tanah untuk dibangun rumah adat Sulawesi Selatan, tapi sampai sekarang belum ada tanahnya. Kapan mau dibebaskan?,” tanya Gubernur, saat memberikan arahan di Pembukaan Upacara Adat Syukuran Pantai Desa Batu Belubang, Minggu (23/12/2018).

Kata Erzaldi, Jangan semua mulai nol sampai sepuluh Gubernur, tapi tanah ini dari para daeng-daeng yang sudah sukses di Bangka Belitung.

“Tolong, ditegaskan kembali oleh Gubernur, hibahkan sebidang tanah. Kita bangun rumah adat Sulawesi Selatan di Batu Belubang ini. Biar ini menjadi sarana berdiskusi kita untuk membangun Bangka Belitung, khususnya dari kawan-kawan Suku Bugis yang ada di Bangka Belitung,” tutup Gubernur.”(Ap/red)

 

Sumber: Humas Prov.Bebel
Penulis   : Ahmad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan