Karang Taruna Harus Mampu Hadapi Persaingan Global

PANGKALPINANG ,Aspirasipos.com – Karang Taruna harus mampu menghadapi persaingan global melalui program kewirausahaan kaum muda milenial. Lembaga kemasyarakatan desa ini, diharapkan dapat menggali berbagai potensi di Desa dan Kelurahan untuk memberdayakan organisasi.

Hal tersebut mengemuka dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Karang Taruna pada Kegiatan Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat yang diselenggarakan Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (29/07/2019), di Renzt Hotel Pangkalpinang.

Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Doddy Dirnadi Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Sosial Dinsos Babel, Darmadi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Babel, Nurul (Dinas Koperasi dan UKM Babel), serta Bustami Sekretaris Karang Taruna Provinsi Babel.

Bacaan Lainnya

Kasi Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Sosial Dinsos Babel, Doddy Dirnadi menyebutkan, kaum muda mempunyai potensi besar dalam mengembangkan wirausaha melalui kreatifitas dan inovasi di wilayahnya masing-masing.

“Karang taruna memiliki agenda lokal, nasional dan internasional, salah satunya memperkuat kemandirian, kesejahteraan sosial, ekonomi kerakyatan dan seni budaya,” sebut Doddy.

Sehari sebelumnya, Senin (29/07/2019), Kepala Dinas Sosial Provinsi Babel Aziz Harahad, ketika membuka Bimtek di tempat yang sama mengatakan, dalam upaya menekan tingkat pengangguran usia produktif di kalangan milenial saat ini, dibutuhkan program kewirausahaan.

Untuk melaksanakan program tersebut, kaum muda memerlukan peran pembinaan dan pendampingan untuk membuka peluang dalam era globalisasi.

“Karang Taruna merupakan potensi dan sumber kesejahteraan sosial harus selalu dimotivasi. Bimtek ini, merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kemampuan manajemen organisasi, pengelolaan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” jelas Aziz.

Sebab itu, tambahnya, perlu dibangkitkan spirit kebersamaan masyarakat untuk mengatasi masalah dan memenuhi kebutuhannya berdasarkan potensi yang dimiliki. Langkah mempercepat proses ini, membutuhkan pemupukan kreatifitas generasi muda dalam mengembangkan tanggung jawab sosial yang kreatif, edukatif, dan ekonomis produktif, dengan mendayagunakan segala sumber dan potensi secara swadaya.

Kegiatan Bimtek berlangsung selama tiga hari 29-31 Juli 2019, diikuti sedikitnya 50 peserta dari Karang Taruna Desa/Kelurahan se Babel. Sedangkan pemateri berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, serta Pengurus Karang Taruna Provinsi Babel.”( Ap/red)

Sumber: Humas Prov Babel
Penulis : Ismail

Pos terkait

Tinggalkan Balasan