ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Ketua Panitia KIP: Aktifitas Kami Sudah Diketahui Lintas Sektoral

Pangkalpinang — Aspirasipos.com, Pihak Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mengeluarkan SE nomor 13 Tahun 2020 tanggal 26 Maret 2020 tentang Pembatasan Penumpang di Kapal, Angkutan Logistik dan Pelayanan Pelabuhan Selama Masa Darurat Penanggulangan Bencana Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Jumat (17/04/2020).

Senada dengan Kemenhub, pihak Dirjen Minerba Kementerian ESDM juga turut berperan aktif dalam pembatasan sosial dan pembatasan fisik pada aktifitas yang terkait dengan penambangan. Dibuktikan dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor: 02.E/04/DJB/2020 Tentang Pencegahan Dan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Bersama ini diminta kepada Saudara untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut: (1). Melaksanakan upaya pencegahan penularan COVID-19 di tempat kerja sesuai Surat Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara/Kepala Inspektur Tambang nomor 797/37.0+/DBT/2020 tanggal 12 Maret 2020 tentang Upaya Pencegahan Penularan COVID-19 di Tempat Kerja,” cuplikan isi Surat Edaran yang ditandatangani oleh Dirjen Minerba Bambang Gatot Ariono.

Sementara itu, di Provinsi Bangka Belitung, khususnya di Pelabuhan Air Kantung Kabupaten Bangka Induk. Pihak media menemukan adanya aktifitas yang sangat patut diduga sarat dengan resiko penyebaran Covid-19. Ditengarai karena beberapa pihak terkesan abai terhadap himbauan Pemerintah terkait Physical Distancing.

Aktifitas yang sudah berjalan selama dua hari tersebut (15/04 – 16/04) dalam pantauan media terlihat justru mengumpulkan orang/pekerja yang berkerumun di dekat ujung dok pelabuhan untuk mengangkut bongkar muat diduga pasir timah dari dua kapal berjenis Kapal Isap Produksi. Secara kasat mata terlihat tanpa menggunakan masker wajah.

sumber foto: istimewa

Sore harinya, media berhasil mendapat konfirmasi dari pihak Panitia KIP, Alimuddin, dimana dalam sambungan ponsel, Ia menyatakan bahwa kegiatan bongkar muat tersebut sudah melakukan protap kesehatan yang dihimbau Pemerintah.

“Kami kan membongkar atas sepengetahuan PT Timah, dan kami juga sudah menyediakan tempat cuci tangan, masuknya mereka (pekerja saat bongkar muat) kami gilir sehingga mengurangi orang-orang berkumpul, itu semuanya kami diawasi,” ungkap Alimuddin.

Tak hanya itu, Ia bahkan mengatakan bahwa kegiatan bongkar muat yang diketahui berasal dari dua kapal isap produksi (SW dan AND) ini sudah terkoordinasi lintas sektoral.

“Dari Polda (Babel) itu ikut mengawasi, Polres Polsek semua ikut mengawasi. Tapi artinya bukan atas perintah kami, tapi mereka semua ikut mengawasi kegiatan bongkar muat,” kata dia.

Ketika ditanyakan soal identitas KIP yang menurut informasi disinyalir milik seorang Anggota DPR RI asal Babel, Alimuddin tidak menampik, walau di akhir kalimat pernyataan, dia segera merubah susunan kalimat awal pernyataan dia.

“Iya nama KIP-nya SW dan AND, punya siapa? Iya benar, tapi setahu saya bukan pemilik tunggal tapi saya enggak tahu,” pungkas dia.

Terpisah, beberapa pihak lainnya yang dihubungi langsung oleh media untuk mendapatkan berita yang berimbang, masih saja bungkam dan tidak merespon konfirmasi wartawan

Pihak BUMN (PT Timah Tbk) melalui Kepala Unit Laut, ALS, kemudian H.A selaku Ketua KIP masih belum merespon panggilan telepon dan pesan whatsapp dari wartawan. Sampai berita ini tayang, akan terus diupayakan agar tersambung dan mendapatkan respon. (red6)

1 thought on “Ketua Panitia KIP: Aktifitas Kami Sudah Diketahui Lintas Sektoral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *