25 November 2020

ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

MAPAN Indonesia Usulkan  TNI dan POLRI Bebas Dari Narkoba

JAKARTA Aspirasipos.com Indonesia Darurat Narkoba. Dari segala lapisan masyarakat baik dilihat dari segi usia, pekerjaan maupun jenis kelamin, Penyalahgunaan Peredaran Narkoba sudah sangat memprihatinkan. Disamping itu, cara maupun kemasan yang dilakukan oleh para Bandar pengedar narkoba makin hari semakin canggih sehingga perlu suatu formula khusus dalam memberantasnya demi generasi muda yang akan datang.

Fenomena inilah yang ditangkap oleh Masyarakat Peduli Anti Narkoba (MAPAN) Indonesia untuk terus memberikan waktu, tenaga serta biaya pribadi memberikan penyuluhan, sosialisasi akan bahaya penyalahgunaan peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat pedesaan maupun perkotaan.

Sangat mengenaskan. Disaat MAPAN Indonesia sedang giat-giatnya melakukan kegiatan di tengah-tengah masyarakat, disaat itu pula banyaknya kalangan penegak hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan memerangi narkoba malah ikut terlibat dalam pusaran penyalahgunaan peredaran narkoba.

Menurut Ketua Umum MAPAN Indonesia, PSF Parulian Hutahaean, perluny test urine secara berkala dijajaran Aparat Kepolisian, BNN dan TNI. Hal ini dianggap penting karena TNI dan Polri adalah garda terdepan menjaga keamanan dan stabilitas keamanan di bumi NKRI.

” Jadi ini adalah bentuk warning kepada prajurit agar berhati-hati dan menghindari penggunaan narkoba yang sangat membahayakan kehidupan terutama kepada petugas penjaga keamanan Negara,” katanya.kepada awak media, usai menghadiri kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan peredaran narkoba kepada warga Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jumat (31/08/2018).

Lanjutnya, MAPAN Indonesia akan meminta kepada Panglima TNI, Kapolri melakukan test urine secara rutin pertiga bulan sekali kepada seluruh anggotanya. Ia menganggap hal tersebut sangat bisa dilaksanakan karena TNI, Polri dan BNN sudah berkomitmen bekerja sama dan menyatakan siap memerangi peredaran narkotika di Indonesia.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua MAPAN Indonesia Resort Jakarta Selatan, Tinnie Noeralie menyatakan, selain acara sosialisasi rencana kegiatan MAPAN Indonesia Resort Jakarta Selatan dalam waktu dekat ini, kegiatan yang difasilitasi Pihak Kelurahan ini juga sedikit memberi gambaran bahaya penyalahgunaan peredaran narkoba kepada warga Kelurahan Kebayoran Lama Selatan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kampung Perigi RT 07 RW 010. Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Tampak hadir dalan kegiatan tersebut, Kasie Kesra kelurahan Keb. Lama Selatan, Darsono, Kasatgas Pol. PP, Hilma, Ketua RW 01- RW 012, Ketua dan Anggota LMK, Ketua dan Anggota FKDM, Ketua dan Anggota PKK, Ketua dan Anggota Jumantik RW 01-RW 012, dan Karang Taruna.

Lurah Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Facrudin AP yang diwakili Kasie Kesra, Darsono dalam sambutannya mengharapkan agar warga benar-benar menyimak dan memahami akan bahaya penyalahgunaan peredaran narkoba. Ia juga menyarakan agar tiap wilayah dalam hal ini RT dan RW dilingkungan Kelurahan Kebayoran Lama Selatan melakukan penyuluhan mengenai bahaya Narkoba.

Antusias warga yang hadir untuk lebih banyak mengetahui akan bahaya narkoba terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada MAPAN Indonesia disesi akhir kegiatan. “( Ap/Red)

 

Sumber : Humas MAPAN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *