ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Pemkot Pangkalpinang Akan Gelar Pasar Murah Di Lima Kecamatan

PANGKALPINANG – Pemeritah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerjasama dengan beberapa distributor akan menggelar Pasar murah dilima kecamatan se-kota Pangkalpinang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pangkalpinang, Ahmad Subekti mengatakan pasar murah ini dilaksanakan karena daya beli masyarakat saat ini mulai menurun.

“Sekarang ini kita ketahui bahwa daya beli masyarakat mulai menurun, oleh karena itu kita pemerintah kota bekerjasama dengan beberapa distributor akan melakukan pasar murah dilima kecamatan,” ungkap Sebekti kepada wartawan, Senin (9/10) di Sekertariat DPRD Kota Pangkalpinan.

Sementara untuk anggaran kegiatan pasar murah, Ahmad Subekti mengungkapkan pemerintah akan menggunakan dana APBDP tahun 2017. Selain itu ada beberapa distributor yang akan ikut berpartisipasi termasuk hypermart.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, untuk jenis barang yang akan dijual di pasar murah ini meliputi seluruh barang kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat seperti beras, gula, minyak goreng dan daging beku serta bumbu-bumbu dapur.

“Silahkan masyarakat untuk datang dan berbelanja di pasar murah nanti, tidak ada batasan, karena apabila barang yang dijual habis, distributor akan menambahkan stocknya,” ujarnya.

Kemudian dirinya mengatakan, rencananya pasar murah ini akan digelar pertama kali di wilayah kecamatan Taman Sari atau lebih tepatnya di Alun Alun Taman Merdeka(ATM) Kota Pangkalpinang pada tanggal 11 Oktober 2017.

“Padamulanya kita berencana akan menggelar pasar murah di lima kecamatan, namum melihat antusias mitra untuk berpartisipasi termasuk BI kita berharap kegiatan ini bisa terlaksana di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pangkalpinang,” tambahnya.

Selanjutnya dirinya berharap agar masyarakat dapat berbondong bondong untuk menghadiri kegiatan pasar murah ini. “Yang jelas ini merupakan salah satu langkah kongkrit kongkrit pemerintah kota membantu masyrakat untuk mencukupi kebutuhan pokok sehari hari di saat perkenomian sedang lesu,” pungkasnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *