PANGKALPINANG,Aspirasipos.com- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, Budiman Ginting, memberikan arahannya pada  Rapat Evaluasi Keamanan Pangan yang dilaksanakan di ruang Pertemuan Kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Pertanian Pangkalpinang.

Dalam arahan yang disampaikan Selasa (14/8/2018) siang tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel mengatakan, selain evaluasi tindak lanjut yang telah dilakukan dalam pengawasan oleh tim jejaring pangan pada saat menjelang lebaran dan setelah lebaran lalu, kedepan, menjelang perayaan Idul Adha 2018 juga akan melakukan pengawasan pangan di beberapa lokasi perdagangan di Babel.

“Kedepan kita (Tim) juga akan melakukan pengawasan pangan ke beberapa tempat dalam rangka menjelang Idul Adha,” ungkap Budiman.

Budiman Ginting sebagai Ketua tim jejaring keamanan pangan Babel ini berharap agar produsen dan konsumen dapat melakukan pengawasan terhadap produk-produk pangan yang akan dijual ataupun yang akan dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Baca Juga..  Kajari  R Jeffry Huwae Minta Pihak kontraktor Membongkar Lampu PJU Solar cell .

Selain itu, Budiman mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati – hati dalam membeli barang konsumsi khususnya daging, terlebih menjelang perayaan Idul Adha pada tahun 2018 ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pangan Babel Ahmad Damiri mengatakan, perlu koodinasi lebih lanjut dalam pengawasan yang dilakukan, sehingga kegiatan ini dalam implementasinya berjalan dengan cepat.

Dengan adanya tim jejaring pangan keamanan pangan terpadu di Provinsi Babel, kata dia, dapat melakukan pengawasan, kemudian menjaga keamanan pangan yang di konsumsi masyarakat Babel.

Rahmad jaya dari YLKI Babel yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan, melalui undang undang perlindungan konsumen, diharapkan masyarakat dapat membeli kebutuhan pangannya dengan aman, terjamin dan adanya kenyaman masyarakat dalam membeli kebutuhan pangan.

Rahmad menyinggungkan, lokasi perdagangan yang ada banyak terdapat lokasi yang seharusnya tidak ada disebelahnya. Ia mencontohkan ada toko makanan yang juga menjual bahan bahan pertisida, ataupun lokasi jualan makanan tetapi disebelahnya terdapat pangkas rambut.

Rapat ini, turut dihadiri tim jejaring keamanan pangan (terpadu) Daerah Provinsi Bangka Belitung yang merupakan tim terpadu lintas OPD dan lembaga, instansi lainnya di Babel. (Ap/Red)

Baca Juga..  Proyek Renovasi  Kantor BPTP Senilai  Rp.804.960.000,00, Telat Waktu
Sumber: Humas Pemprov Babel
Penulis :  Sentosa