ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Sadis, Residivis Ini Bacok Kepala Korbannya Dengan Pedang

PANGKALPINANG –Aspirasipos.com , belum lama menghirup udara segar residivis kambuhan ini kembali harus berurusan dengan polisi lantaran aksi nekat dan sadisnya diketahui warga yang berada di sekitar tempat kejadian saat willy dan rekannya sedang melancarkan niat jahatnya.

Korban aksi sadis residivis ini adalah Ari wijaya dan yulianto Warga kelurahan keramat Pangkalpinang, korban yang mengalami nasib naas ini mulanya hendak pulang kerumahnya di keluraham keramat menggunakan sepeda motor, sesampai di Jalan Usman Ambon, Kelurahan Kacang Pedang, kedua korban yang merupakan sepupu dan keponakan itu langsung dihadang pelaku dan rekannya dan diminta menyerahkan sepeda motor yang digunakan dan dipaksa untuk menyerahkan uang yang dimilki korban.

Korban berusaha mempertahankan haknya hingga akhirnya pelaku membacok korban dibagian kepala dan tubuh korban.

Dari keterangan Ali (36) yang merupakan keluarga korban, peristiwa tersebut bermula ketika keponakan dan sepupunya, Ari Wijaya dan Yulianto dari arah Pasar Pagi hendak pulang ke Kelurahan Keramat menggunakan sepeda motor.

Ketika melintas di lokasi kejadian, korban bertemu dengan pelaku.

” Pelaku meminta motor, lantaran tidak dikasih, maka terjadilah perkelahian,” ungkap warga Kelurahan Keramat ini.

Akibat peristiwa ini, korban Ari Wijaya mengalami luka bacok di bagian kepala, sedangkan korban lain mengalami luka di bagian punggung. Ari saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Pelaku bernama Willy yang berhasil diamankan warga kemudian dibawa ke Polres Pangkalpinang sedangkan  Satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari kejaran massa.

Terpisah, Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang, Selasa malam membenarkan telah terjadinya tindak penganiayaan yang dialami dua orang korban. Dia mengatakan saat ini pelaku Willy masih dalam pemeriksaan petugas.

“Sudah diamankan pelakunya, pelaku juga merupakan residivis dalam kasus penganiayaan dan pembakaran dan masih dalam status pembebasan bersyarat,” kata Jadiman kepada wartawan.(rd1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *