ASPIRASIPOS.COM

BEDA & BERIMBANG

Terbakarnya Mobil Saat Pengisian BBM , Pihak SPBU Menunggu Hasil Tim Infestigasi Pertamina. 

PANGKALPINANG,Aspirasipos.com – Telah Diberitakan sebelumnya oleh media online ini  akan terbakarnya mobil kijang saat pengisian BBM di SPBU di jalan Ayani.
Dalam menyikapi kejadian terbakarnya Mobi Kijang saat pengisian BBM di SPBU beberapa hari kemarin ,yang mana sipengadara mobil kijang dan satu penumpangnya megalami luka bakar , Naasnya korban  yang berada di posisi belakang kemudi mengalami luka bakar yang sangat serius dan untuk saat ini masih terbaring di Ruang Icu Rumah Sakit Bakti Timah(RSBT) kota Pangkalpiang Provpinsi Bangka Belitung.
Cecep selaku pengurus dari perusahaan SPBU saat akan diwawancarai awak media aspirasipos.com ,( 9/8/2018 ), belum bisa memberikan keterangan akan tanggung jawab Perusahaan terhadap kurniawan (korban) yang mengalami kecelakan saat pengisian BBM di SPBU ini .
‘ Saya untuk saat ini tidak Berani memberikan  jawaban atas tanggung jawab perusahaan kepada korban, takutnya nanti jawaban ia beda sama pak Heri , jadi kalau mau pasti apa bentuknya untuk korban langsung saja ke pak heri”atau keperusahaan ucap cecep.
Cecep melanjutkan untuk saat ini ia sedang menunggu tim infestigasi dari Pertamina untuk melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut,”
tolong kepada kawan -kawan wartawan dalam penulisan pemberiataannya tidak simpang siur sebelum ada jawaban pasti dari pihak kepolisian dan tim pertamina harap cecep.
“Awak media online ini pada hari jumat ( 10/8/2018 ), mendatanggi kantor Pertamina pangkalbalam untuk konfirmasih dan klarifikasi akan musibah terbakaran mobil kijang pada saat pengisian BBM di SPBU, ‘ sangat disayangkan awak media online ini tidak bisa menemui humas pertamina karna si humas lagi tidak berada di kantornya ucap satpam yang lagi bertugas, ” tetapi sebelum meningalkan kantor pertamina pangkalbalam, melalui petugas satpam awak media diberikan no telpon salah satu pegawai pertamina;yang mana menurut petugas satpam no telpon  yang ia berikan itu merupakan asiten dari humas tersebut.” namun setelah awak media menghubunggi salah satu pegawai pertamina  melaui pesan singkat WA, untuk konfirmasi dan klarifikasi terkait musibah tersebut,Pesan singkat dari awak media online ini di baca “namun sampai berita ini dimuat belum ada konfirmasi maupun klarifikasi dari pihak pertamina ke media online ini.
terkait apa yang menjadi tanggung jawab pihak pertamina yang meberikan izin kepada SPBU dan apa sangsinya bila ada dugaan kelalayan dari pegawai SPBU itu sendiri.
Sampai berita ini dirangkumkan awak media Aspirasipos.com terus berusaha dan berharap pihak dari  pertamina pengkalbalan bisa meberikan informasinya terkait terbakarnya mobil kijang saat melakukan pengisian BBM.”( Ap/ Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *