BANGKA ,Aspirasipos.com- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali melanjutkan “natak” kampung. Untuk kali ini, daerah yang jadi tujuannya adalah Desa Penyamun Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka.

Kegiatan “natak” kampung yang dipusatkan di Masjid Al Mubarok Desa Penyamun tersebut, dimulai Gubernur dengan Sholat Maghrib berjemaah.

Selesai melaksanakan Maghrib berjemaah yang juga diikuti Kepala BKPSDMD Babel, Sahirman, Kepala Dinas Kehutanan Babel Marwan dan sejumlah Pejabat di lingkungan Pemprov Babel itu, termasuk Penyuluh Pertanian, langsung mensosialisasikan Sistem Resi Gudang kepada masyarakat Penyamun.

Dalam sosialisasi sistem resi gudang yang dikemas dalam silaturahmi dan maghrib berjemaah tersebut, Gubernur Erzaldi menjelaskan mengenai sistem resi gudang lada kepada masyarakat penyamun secara detil.

Gubernur dalam kesempatan itu menekankan pentingnya bagi masyarakat petani di desa penyamun untuk mengikuti sistem resi gudang ini.

“Dengan ikut sistem resi gudang, petani akan mendapatkan sejumlah keuntungan. Dua diantara keuntungan itu, yakni, petani akan memiliki simpanan ketika lada sedang tidak panen, dan petani akan mendapatkan keuntungan selisih harga ketika terjadi kenaikan harga pasar. Untuk sistem resi gudang ini, memang dibutuhkan kesepakatan antara petani dengan si pemilik atau pengelola gudang,” jelas Gubernur.

Selain itu, kata Gubernur, dengan sistem resi gudang, diharapkan kedepan Babel bisa menjadi pengatur pasar lada. Sebab, ditambahkan Gubernur, hingga saat ini, lada Babel masih dikendalikan Vietnam.
Padahal, ditegaskan Gubernur, Lada Babel kualitasnya (pedasnya) jauh lebih baik ketimbang lafa Vietnam.

Disamping itu, Gubernur juga mengajak masyarakat penyamun agar memperbaiki cara menanam lada yang baik dan benar, mulai dari bibitnya, junjungnya, pupuknya hingga membersihkan dan menyimpan lada setelah panen.

Gubernur Erzaldi diakhir penjelasannya mengajak masyarakat Penyamun untuk tidak lagi menggunakan pupuk kimia, namun menggunakan pupuk organik untuk tanaman lada. Salah satu cara mendapatkan pupuk organik itu adalah dengan memelihara ternak sapi.

“Apa yang saya sampaikan ini, dengan harapan kedepannya dapat membangkitkan perekonomian masyarakat Desa Penyamun,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Kepala Desa Penyamun, Agus Malson menyampaikan terima kasih kepada Gubernur yang bersedia meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi dan mensosialisasikan masalah sistem resi gudang dan tata cara menanam lada yang baik dan benar kepada masyarakat penyakun.(Ap/Red)

Sumber: Humas Pemrov Babel
Penulis  :   Agus/ahmad