INFOTEKSTYLE & ART

Gak Lama Lagi Hadir Metaverse : Lebih Canggih dari Internet Berbalut Virtual Reality

Pangkalpinang aspirasipos.com — Metaverse menjadi buah bibir di kalangan netizen sejak beberapa bulan lalu. Mungkin sebagian kamu pernah mendengarnya atau pernah pula membaca soal Metaverse di Internet, Sabtu 18/12/2021.

Memahami Metaverse sebenarnya rumit lantaran memang sulit dijelaskan, alasan lain memang belum ada.

Teknologi semakin maju dari waktu ke waktu, begitupun internet dan Metaverse ada di dalamnya. Metaverse bisa saja menggantikan peran internet.

Tidak sekarang akan butuh waktu untuk sampai Metaverse benar-benar hadir di tengah kita.

Meskipun begitu kita tidak boleh tertinggal dan alangkah baiknya mengenalnya dari sekarang.

Metaverse pertama kali disebutkan pada tahun 1920 oleh Neal Stepenshon dalam novelnya yang berjudul Snow Cash.

Jadi sebenarnya apa sih Metaversih itu? Jika internet kontemporer adalah 2D, maka Metaverse akan menawarkan simulasi realtime secara 3D.

Jadi Metaverse akan menawarkan internet yang diwujudkan dan ditingkatkan. Marc Zuckerbergnya sebagai sebuah lingkungan virtual yang bisa kita masuki, bukan hanya sekedar melihat didepan layar.

Analogi paling mudah adalah semacam virtual reality yang lebih nyata. Seperti permainan pokemon yang awal 2020 kemarin sempat ngetop, tapi karena infrastruktur-nya belum tersedia makanya perlahan mati suri.

Di masa depan, saat warganet berinteraksi dengan sesamanya. Maka masing-masing individu akan memiliki jasad virtual terlebih dahulu. Baru kemudian, mereka dapat dengan leluasa berselancar di alam maya.

Yang menyambut gembira platform ini jadi nyata, pertama-tama tentu kalangan gamers, dan beberapa bidang profesional yang membutuhkan interaksi virtual dalam bidang pekerjaannya.

Saat ini Facebook memang telah meluncurkan sebuah software untuk dipergunakan sebagai media untuk meeting bernama Horizon Workrooms dengan tambahan menggunakan headset Oculus VR.

Salah satu manfaat adanya Metaverse adalah “kehadiran” perasaan kita bisa langsung terlibat didalamnya baik saat bermain game maupun menonton film.

Objek virtual akan dibuatkan semirip mungkin dengan dunia nyata yang menyerupai fisik, tetapi tidak harus identik. Atau bisa pula membantu di saat kita bekerja di tengah varian covid yang kembali muncul. (*)

sumber :mediapakuan
Editor : R6

Iklan

Related Posts

1 of 700