Dedy Yulianto : Secofindo Jangan Hanya Memverifikasi Berkas Saja 

** Corat Marit Pertambangan di Babel **

PANGKALPINANG, Aspirasipos.com -Belum satu bulan  Wakil Ketua DPR RIFahri Hamzah meminta agar Pemerintah Provinsi Bangka Belitung Harus Lebih Berani Meyampaikan ke pusat agar hasil tambang  di kebalikan 80 persen untuk daerah penghasil tambang dan untuk Gubernur Babel harus berani mengambil sikap’ sebutnya pada saat menghadiri acara di salah satu organisasi di Kota Pangkalpinang (1/12/2018)

Kali ini giliran  Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka  Belitung Dedy Yulianto
dalam rilisnya yang dikirim melalui pesan (WA) ke Redaksi media online ini Jumat (13/12/2018) angkat bicara , Terkait informasi dari sucofindo yang mengatakan sudah ada Beberapa perusahaan Smelter yang  telah bergabung untuk dilakukan verifikasi ,dengan informasi Sucifindo itulah ,kami meminta Sucifindo  tetap konsisten melakukan verifikasi sesuai fakta di lapangan , jangan sampai merekayasa,dokumen atau hanya memverikasi berkas saja ingat Dedy
,kami DPRD.Prov Babel minta succofindo melakukan verifikasi dari hulu sampai Hilir bila perlu turun ke lapangan sesuai dengan tugasnya melakukan verifikasi dalam hal Pengawasan,Pemeriksaan ,Pengkajian dan Pengujian.
Dan “kami minta sesuai fakta dilapangan berapa luas iupnya,berapa unit tambanganya,berapa produksi perharinya,itu mesti jelas,jangan hanya memverifikasi berkas saja,walaupun pemilik iup sudah mendapat kategori C&C itu hanya masalah perijinan dan legalitas
namun terkait masalah asal usul Pasir Timah belum tentu C&C ,ucapnya.
Untuk itu DPRD meminta asal usul barang mesti jelas,tidak  ada lagi laporan Izin Usaha  Pertambangan (IUP) Bodong,izin Operasi Produksi ( OP) palsu ,iupnya tidak pernah di tambang , namun ada kuota export itu sama saja memberikan keterangan palsu dan dapat dipidanakan, selain itu walaupun iup lautnya luas ,iup kerjasamanya banyak ,namun tidak memiliki KIP dari mana dapat Pasir Timahnya ujar  Dedy Yulianto.
DPRD Babel meminta ,succofindo dan pemerintah daerah mesti tegas ,praktek illegal verifikasi yang tidak sesuai di lapangan mesti di hentikan ,dan  Gubernur Babel tidak lagi mengeluarkan Rekomendasi RKAB rekayasa. dan kami minta seluruh iup di umumkan ke masyarakat luas agar masyarakat dapat membantu ,mengawasi dan memberikan informasi untuk pemilik iup  dalam melakukan aktifitas atau tidak di iup yang mereka miliki atau di kerjasamakan,”kami melihat dalam pengajuan surat pengajuan export oleh Smelter masih ada iup yang hanya luas 10 Hektar ,tidak ada iup kerjasamanya,bahkan iup tersebut tidak pernah di lakukan exploitasi namun dapat kuota export ,ini kan sama saja akal – akalan, sama saja memebuat laporan RKAB fiktif.atau RKAB rekayasa. ,Gubernur Babel diminta tegas dan konsisiten membenahi corat marit pertambangan di Babel ini,bukan rahasia umum lagi selama ini 70 % Smelter di Babel ! diduga membuat laporan palsu dan fiktif demi untuk mengajukan surat persetujuan export ,bahkan ada dugaan Rekomendasi RKAB rekayasa ditandatangan Gubernur Babel Erzldi Ungkap Dedy dirilisnya.  ( Ap/F1).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan