Melati Erzaldi Buka Lomba Indutri Kreatif 2019

PANGKALPINANG,Aspirasipos.com – Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi, Rabu (28/8/2019) pagi, membuka Lomba Industri Kreatif 2019, yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan hotel Bangka City.

Lomba ini, diikuti sebanyak 30 peserta dari 7 Kabupaten/Kota se- Babel. Melati Erzaldi mengungkapkan, lomba ini, akan menumbuhkan kreativitas dan daya saing dalam meningkatkan dan mengembangkan kreativitas para pelaku usaha dalam menumbuhkan kerajinan daerah.

“Semoga melalui lomba ini, akan timbul kepedulian, daya saing, juga jiwa kewirausahaan yang lebih unggul dari para pelaku kerajinan di Babel dalam mengembangkan kerajinan daerah,” ungkap Melati Erzaldi.

Bacaan Lainnya

Melati menjelaskan, kerajinan merupakan hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat, sehingga kerajinan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan suatu daerah.

Selain itu, dikatakan Melati, dilaksanakannya Lomba Industri Kreatif 2019 oleh Dekranasda Babel dalam rangka menggali, melestarikan, mengembangkan serta meningkatkan kualitas dari kerajinan Daerah sebagai warisan budaya.

“Kegiatan lomba ini, juga memiliki fungsi dan tujuan dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat atas pentingnya seni kerajinan dalam kehidupan yang bermartabat, membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan di bidang industri kerajinan, membuka luas akses pasar dan mendorong semangat kewirausahaan para perajin dengan memperhatikan kepentingannya, karena melalui semangat kewirausahaan yang tinggi akan muncul perajin yang kreatif, inovatif, berdaya saing dan pandai memanfaatkan peluang usaha,” jelas Melati.

Melati berpesan, tingkatkan kreativitas dalam peningkatan industri kerajinan khas Bangka Belitung di level yang lebih tinggi.

Sementara itu, Koordinator Daya Saing Dekranas Pusat, Tri Reni Budiharto mengungkapkan, industri kreatif dan kerajinan Bangka Belitung menuju Babel yang inovatif, sebagai penunjang Making Indonesia 4.0.

Dengan pengembangan kerajinan daerah khas Bangka Belitung, menurut Tri Reni, harus diikuti dengan peningkatan sumberdaya manusia serta kreativitas.

Sumber:
HumasPro
Penulis:
Sentosa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan