Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin  Peringati HGN dan Hut PGRI ke 73

SEKAYU .Aspirasipos.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyelengarakan  Peringatan Hari Guru Nasional  ( HGN) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73  kegiatan untuk tahun 2018 ini Hut PGRI bersamaan dengan HGN .kegiatan diselenggarakan di Opera Room Pemkab Musi Banyuasin.

Dalam kesempatan ini  Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menyampaikan, Guru yang ada di negara Indonesia bahkan di luar negeri juga merayakannya. ‘ Kita sebagai masyarakat Indonesia juga patut merayakannya, karena jasa para guru-guru yang telah mendidik putra-putri di negeri ini sangatlah besar, bahkan seorang guru juga mendapatkan panggilan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Karena jasa-jasa para guru kita inilah kita semua sekarang bisa sukses dan bisa menggapai mimpi -mimpi masa kecil kita seperti ini, kita tau seorang Presiden, Para Menteri dan Semua Pimpinan Lembaga pemerintahan dan Non pemeritahan, Termasuk kita yang dalam ruangan Opp room pemkab muba ini juga dulunya diajar dan dididik oleh seorang guru. Sampainya.

Dody mengucapakan Terimakasihnya kepada Guru – guru ,Bhakti dan jasamu lah yang memberikan kami bekal dan ilmu pengetahuan ucapnya  di kegiatan perayaan Hut HGN dan PGRI  ke 73 tahun 2018 .

Bacaan Lainnya

Ditempat terpisah awak media online ini memwawancarai salah satu guru yang masuk masa purna,bakti  ( Pensiun ) dengam  Raut kesedihan dan rasa bangga Rayu Nurlila, Guru SD Negeri 2 Sukarami, mengungkapkan  Kalau rasa sedih itu pasti ada ,karena  hari ini ia sudah purna bhakti ,seandainya bisa ditunda purnabaktinya  pastinya ia sangat senang ,” ungkap Rayu  pada jumat ( 30/11/2018 ) saat menerima santunan dari Pemkab Muba pada Peringatan HUT PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional.

Ia merasa bangga  atas kepedulian dan perhatian  Pemerintah Kabupaten Muba khususnya bapak bupati  kepada dirinya dan guru – guru yang lain,karena semenjak ia masih menjadi seorang pendidik  bapak Dodi  sangat baik kepada dirinya. ‘ tetapi sangat disayangkan  pada hari ini ia telah masuk masa pansiun .namun harus dibilang apa karena waktunya sudah masuk usia pensiun.ucapnya .

Dengam rasa bangga dan bahagia atas komitemen Bupati Muba banyak menerapkan Program – program untuk kemajuan guru dan pendidikan di muba .usainya

Sementara itu, salah satu Guru Tidak Tetap (GTT) SMP Negeri 1 Sekayu, Efriliana mengatakan dirinya sangat senang bisa mengabdi di Kabupaten Muba meski masih berstatus GTT. “Meski GTT tapi pak Bupati sangat memperhatikan nasib kami,” dari sisi kesejahteraan dirinya mengaku sudah cukup diperhatikan. “Alhamdulillah, pada tahun 2019 nanti gaji kami dari Rp 1 juta Rupiah bakal naik  menjadi Rp 1,5 juta. , Saya sangat bersyukur bisa mengajar di Kabupaten Muba ,” ujarnya ( Ap / Muslim )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan